Pengkajian dan Penciptaan Seni

  • I Nyoman Artayasa Institut Seni Indonesia Denpasar

Abstrak

Menyusun sebuah hasil penelitian atau penciptaan ke dalam laporan akademis/artikel tidak semudah seperti yang dibayangkan, ia harus tersusun secara sistematis, baik pada tata alur akademis dan juga dalam menyampaian tata urut bidang ilmu yang menjadi kajian atau penciptaan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana tata alur penulisan karya secara akademis dan juga menjelaskan tata urut bidang-bidang seni yang dapat diteliti/diciptakan menjadi artikel berurutan ilmiah sesauai dengan kaidah-kaidah akademis. Metode yang dipergunakan adalah metode deskriptif kualitatif serta kepustkaan. Artikel pada pengkajian seni memuat judul serta runutan berikutnya yaitu latar belakang, rumusan masalah, kajian pustaka, landasan teori, pembahasan serta simpulan seyogyanya tersusun dengan benang merah yang jelas. Sedangkan pada penciptaan seni sering terjadi pada latar belakang masalah hanya mengungkapkan hal-hal yang menginspirasi penciptaan, tetapi kurang jelas bagaimana inspirasi tersebut diwujudkan menjadi sebuah karya yang lengkap dengan konsep, unsur-unsur karya yang terlibat, peran prinsip-prinsip estetik, serta nilai, makna, simbul yang ada pada karya. Seringkali pula dijumpai pembahasan karya seni, yang terbahas justru diluar karya seni itu sendiri, atau karya seni dibahas sebagai satuan karya seni utuk tanpa mengurainya dengan benar. Pembahasan artikel karya seni sering tidak tampak benang merahnya, dari sisi bidang ilmunya yang terbahas justru hal-hal diluar karya seni itu sendiri.

Diterbitkan
2019-07-10
Abstrak viewed = 5 times
PDF (English) downloaded = 10 times