APLIKASI “WAYANG PARWA” SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DAN MEDIA PELESTARIAN SENI BUDAYA BERBASIS MOBILE

APLIKASI “WAYANG PARWA” SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DAN MEDIA PELESTARIAN SENI BUDAYA BERBASIS MOBILE

Authors

  • I Komang Try Adi Stanaya

Abstract

Pertunjukan wayang kulit tradisional Bali merupakan salah satu
pertunjukan yang dapat dipentaskan secara rutin ataupun dipentaskan pada harihari tertentu. Pertunjukan wayang kulit tradisional Bali saat ini mulai jarang
digemari oleh anak-anak remaja, dikarenakan mulai tergerus dengan adanya
pengaruh trend zaman di lingkungan sosial. Maka dari itu perlu adanya terobosan
baru dalam pengembangan pertunjukan wayang kulit tradisional Bali dengan cara
mengkolaborasikan antara pertunjukan seni dan teknologi. Berdasarkan
permasalahan yang telah dipaparkan diatas, teknologi dapat dijadikan salah satu
media untuk mengembangkan pertunjukan wayang kulit tradisional Bali yang
dikemas dalam bentuk sebuah aplikasi media pembelajaran dan media pelestarian
budaya dengan basis aplikasi menggunakan teknologi AR (Augmented Reality)
berbasis mobile. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menciptakan suatu
inovasi teknologi berupa aplikasi augmented reality berbasis mobile yang dapat
memunculkan objek tiga dimensi (3D) tokoh wayang kulit tradisional Bali dengan
karakter Panca Pandawa, sebagai media pembelajaran dan media pelestarian seni
pertunjukan wayang kulit tradisional Bali kepada masyarakat umum, khususnya
anak-anak remaja di Bali. Melalui kebaharuan media pembelajaran dan media
pelestarian menggunakan teknologi augmented reality ini, diharapkan pengguna
dapat mempelajari serta melestarikan kesenian tradisional khususnya seni
pertunjukan wayang kulit tradisional Bali.

Published

2021-05-31