DISASSAMBLE – ASSAMBLE KREATIVITAS BUSANA READY TO WEAR UPCYCLE

DISASSAMBLE – ASSAMBLE KREATIVITAS BUSANA READY TO WEAR UPCYCLE

Authors

  • Ni Putu Dyah Pradnya Candriasih

Keywords:

dekonstruksi fesyen, low waste, upcycle

Abstract

Dalam menjawab fenomena fast fashion, yang menyebabkan banyaknya
limbah produksi industri menjadikan fesyen semagai penyumbang limbah terbesar
kedua di dunia. Sebagai orang yang berkecimpung dalam bidang fesyen dan guna
menciptakan kebebasan berkreativitas, solusi yang dapat dilakukan adalah
membuat busana dengan cara daur ulang (recycle). Terdapat dua jenis recycle
yaitu upcycle dan downcycle. Upcycle adalah proses daur ulang material dengan
cara mengubah bentuk material asli menjadi produk baru yang bernilai tinggi.
Downcycle adalah proses daur ulang dengan cara memanfaatkan material sebagai
bahan dasar kemudian dibuat menjadi produk yang nilainya lebih rendah. Proses
pembuatan busana akan dilakukan dengan metode penciptaan FRANGIPANI, The
Secret Steps of Art Fashion. Dalam penulisan laporan ini, sumber data diperoleh
melalui observasi, kepustakaan (jurnal dan buku) dan dokumentasi. Hasil akhir
koleksi Disassamble-Assamble adalah busana ready to wear bergaya feminime of
beat dengan menggunakan teknik upcycle.
Judul Disassamble Assamble memiliki arti bongkar dan pasang. Judul ini
dipilih untuk mencerminkan kata kunci dari koleksi busana yang diciptakan yaitu
dekontruksi fesyen, upcycle dan zero waste. Dekonstruksi fesyen adalah
pembongkaran terhadap busana. Dekonstruksi fesyen yang dilakukan dalam
penciptaan karya ini yaitu dekonstruki terhadap pola dan material busana melalui
teknik upcycle. Setelah kedua proses tersebut diatas, maka terjadilah low waste
bahkan zero waste. Jadi koleksi busana fesyen yang diciptakan adalah untuk
memberikan solusi dalam permasalahan limbah pakaian yang terjadi dengan
aktivitas bongkar pasang busana dan daur ulang.

Published

2021-05-31