KONSEPSI MEMBAHASAMUSIKKAN SUBAK NGALAH DALAM KEBEBASAN KREATIVITAS

KONSEPSI MEMBAHASAMUSIKKAN SUBAK NGALAH DALAM KEBEBASAN KREATIVITAS

Authors

  • I Gusti Nengah Hari Mahardika

Keywords:

Konsepsi, Musik Subak Ngalah, Kebebasan, Kreativitas, Proses, Bentuk

Abstract

Konsepsi; Pengertian, pendapat (paham), rancangan (cita-cita) yang telah
ada dalam pikiran.Berbagai hal-hal abstrak konseptual (teori) yang menyelubungi
ide, perancangan dan pembentukan seni secara umum adalah konsep
seni.Membahasamusikkan musik Subak Ngalah dengan konseptual kebebasan dan
kreativitas menuju musikal, bermakna pelestarian pertanian. Pelestarian pertanian
diinterpretasikan melalui naratif pertanian, dari awal proses bertani hingga padi
dipanen, dan berakhir pada alih fungsi lahan, bertujuan mengetuk perasaan
penikmatnya, menghargai, memelihara, melestarikan subak, dan lahan pertanian
karya adi luhung leluhur.Metode yang digunakan dalam Konsepsi ini
mempergunakan jenis metode penelitian deskriptif kualitatif melalui
pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, discografi, dan
dokumentasi.Teori Sosial Kontemporer, Teori Narasi, Teori Estetika,Teori
Kreativitas, Teori Bentuk, Teori Ungkapan, Teori Metafisika, Teori Psikologis,
Teori Organis,Teori Otonomi Seni, dan Teori Semiotika, atau Simbol,
sertametode Panca Sthiti Angawi Sani, juga dipergunakan dalam konsepsi musik
Subak Ngalah. Ngawirasa, Ngawacak, Ngarencana, Ngawangun, dan Ngebah,
menjadi konsep penting dalam mengaudiovisualkan musik Subak Ngalah.
Kebebasan kreativitas mengacu pada kebebasan pengolahan musikal; alam
pertanian (lingkungan pertanian), alat-alat pertanian, alat musikal pendukung
pertanian, dan alat non musikal, sesuai konsepsi seni dengan kaidah estetika
dalam karya.

Published

2021-05-31