KEMERDEKAAN KREATIVITAS DALAM PENCIPTAAN KARYA TARI STEREOTYPES

KEMERDEKAAN KREATIVITAS DALAM PENCIPTAAN KARYA TARI STEREOTYPES

Authors

  • Anak Agung Bagus Harjunanthata

Keywords:

kreativitas, seni, gender

Abstract

Kampus Merdeka merupakan kebijakan yang diluncurkan pada tanggal 24
Januari 2020 dengan empat paket kebijakan sebagai pondasinya. Dari empat
kebijaksanaan yang dicanangkan, penulis mendapatkan inspirasi untuk
mengamalkan butir keempat ke dalam penciptaan karya tari yang memiliki sifat
fleksibelitas dan studi independen. Kreativitas mulai hadir tanpa adanya kekangan
dan batasan di dalamnya untuk merealisasikan hal tersebut, sehingga penulis
tergugah untuk mengangkat suatu fenomena yang terjadi masyarakat yang
kemudian di transformasikan ke dalam karya tari. Fenomena tersebut adalah
fenomena gender. Fenomena ini sering di perdebatkan karena adanya stereotypes
di dalamnya. Stereotypes adalah penilaian terhadap seseorang hanya berdasarkan
persepsi terhadap kelompok di mana orang tersebut dapat dikategorikan atau
dikelompokan. Justifikasi seperti ini sering menimbulkan konflik bullying
terhadap perilaku yang dianggap berbeda tak jarang ini menjadi suatu perkara
yang digunakan untuk mengucilkan orang lain. Karya tari yang berjudul
Stereotypes ini berbentuk tari kelompok yang menampilkan jumlah penari putra
dan putri yang sama atau balance. Sedangkan, pendekatan karya tari ini
menggunakan pendekatan tari kontemporer. Tari kontemporer adalah tarian yang
terpengaruh dampak modernisasi serta bersifat bebas dan tak terikat oleh pakempakem gerak sebagaimana pada tarian tradisional.

Published

2021-05-31