REPRESENTASI GUNA RAJAS DAN GUNA TAMAS DALAM IMAJINASI KREATIF SENI LUKIS KONTEMPORER

Main Article Content

I Made Bendi Yudha
I Wayan Gulendra
I Made Jodog

Abstract

Persoalan seni adalah persoalan nilai; seni tidak hanya menyangkut nilai estetik semata, tetapi juga sebagai alat komunikasi untuk mentransformasikan nilai-nilai simbolis yang bersifat kritis, serta mencerahkan dari fenomena yang terjadi saat ini. Latar Penelitian/penciptaan ini, berdasarkan atas hasil observasi tentang figur sosok  Gurita dijadikan ikon, brand simbolik, media promosi, ataupun provokasi untuk mengedepankan eksistensi, serta aspirasi, baik segi sosial, budaya, ekonomi dan politik. Melalui interpretasi dan transformasi terhadap nilai-nilai dari karakteristik hewan Gurita tersebut, penelitian ini bertujuan, menghadirkan nilai bermakna simbolistis yang metaforik, melalui abstraksi, distorsi serta deformasi bentuk, sebagai ungkapan guna rajas, ataupun tamas yang menguasai jiwa manusia pada era berkembangnya kapitalisme global. Visualisasi karya menghadirkan garis, warna, maupun tekstur, secara teknik merupakan hebriditas dua keunggulan yang padu, utuh, baik teks maupun konteksnya. Aspek tersebut penting diwacanakan, agar mencerahkan suasana batin  penghayat seni, sehingga melahirkan kesadaran baru untuk dapat mengantisipasi serta menghadapi isu-isu tentang femomena yang terjadi saat ini.

Article Details

How to Cite
I Made Bendi Yudha, I Wayan Gulendra, & I Made Jodog. (2022). REPRESENTASI GUNA RAJAS DAN GUNA TAMAS DALAM IMAJINASI KREATIF SENI LUKIS KONTEMPORER. Prosiding Seminar Bali-Dwipantara Waskita, 2(1), 234–248. Retrieved from https://eproceeding.isi-dps.ac.id/index.php/bdw/article/view/349
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.